4b

MENGENAL LABEL CRUELTY FREE PADA SKINCARE DAN KOSMETIK

Kosmetik dan skincare memang dapat menjadikan tampilan lebih cantik dan memukau. Tapi tahukah kamu jika terkadang suatu produk skincare maupun kosmetik yang hadir telah menjalani uji coba terhadap suatu subyek seperti salah satunya hewan.

Banyak hewan-hewan yang biasanya dijadikan percobaan seperti tikus, kelinci, dan hewan lainnya mengalami tindakan tidak menyenangkan bahkan bisa menyebabkan kematian pada hewan tersebut. Jadi kini, saatnya kamu lebih bijak dalam menggunakan dan memilih produk skincare dan kecantikan sehingga produk tersebut adalah produk yang aman bagi sekitar.

Animal Cruelty Free merupakan istilah yang berawal pada industri fashion. Hal ini disebabkan maraknya penggunaan bulu hewan asli yang dijadikan mantel dan produk lainnya. Sedangkan pada produk kosmetik dan skincare, label cruelty free berarti tidak membahayakan atau membunuh hewan. Bisa saja itu dari bahannya atau pada proses pembuatannya.

Hingga kini, tentu saja masih ada produk kosmetik yang menggunakan bahan baku hewani, seperti dari beeswax dan lainnya yang diambil dari hewan. Jika bahan baku tersebut diperoleh tanpa menyakiti hewan, maka produk tersebut tergolong cruelty free. Begitu juga pada pengujian produknya. Jika tak diujikan pada hewan, produk tersebut bisa tergolong cruelty free.

Bahkan kini, pengawasan untuk produk kosmetik cruelty free dilakukan oleh sejumlah organisasi, seperti PETA, Choose Cruelty Free, Coalition for Consumer Information on Cosmetics, dan Cruelty Free International. Kamu bisa mengecek merek mana saja yang sudah cruelty free di situs mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *